Banjarmasin (24/6) – Guna meningkatkan efisiensi kerja, koordinasi, serta profesionalisme penanganan hukum di lapangan, Senkom Mitra Polri Kalimantan Selatan resmi menggelar Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kinerja untuk jajaran Biro Publikasi, Hubungan Masyarakat Antar Lembaga (PHMAL) dan Biro Hukum dan HAM (Kumham).
Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua PP Senkom Mitra Polri, H Lukman Abdul Fatah, S.Si, M.Si secara daring dari Jakarta diikuti 60 orang peserta dari kabupaten/kota se Kalsel.
Dalam sambutannya, Lukman Abdul Fatah menekankan beberapa arahan strategis dari pengurus pusat yang wajib dioptimalkan oleh seluruh kader di daerah.
Mengingat esensi utama dari Senkom adalah komunikasi, Lukman meminta agar seluruh alat komunikasi radio yang ada kembali dihidupkan dan dirawat dengan baik. Pengalaman bencana di berbagai daerah (seperti Aceh) membuktikan bahwa saat jaringan komunikasi umum terputus.
“Komunikasi radio menjadi satu-satunya tumpuan informasi yang krusial” tandas Lukman.
Dengan terlaksananya diklat ini, Lukman berharap Senkom Kalsel semakin solid, responsif, dan siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.
“Baik dalam situasi darurat bencana maupun dalam pendampingan hukum di wilayah Kalimantan Selatan” pungkasnya.
Ketua Senkom Provinsi Kalsel, Sukaji dalam sambutannya berpesan kepada seluruh utusan daerah yang mengikuti materi hukum dari Departemen Hukum agar menyerap ilmu secara maksimal.
Penekanan masalah hukum ini dinilai krusial agar membawa manfaat nyata saat mereka kembali ke daerah masing-masing.
“Cermati Materi,Peserta diminta proaktif dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang kurang dipahami selama diklat” Tegas Sukaji.
Pembukaan diklat ini juga dihadiri oleh Pembina Senkom Kalsel serta pimpinan dari berbagai organisasi mitra strategis seperti LDII, Persinas ASAD, FOSRGI, dan jajaran pengurus Senkom tingkat kabupaten/kota se-Kalsel. (PHMAL kalsel)




