Banjarmasin (28/9) – Suasana penuh semangat dan kekompakan menyelimuti Gedung DPD LDII Kota Banjarmasin pada Minggu (27/9/2026). Pasalnya, Pengurus PERSINAS ASAD Banjarmasin Timur sukses menyelenggarakan ajang Pasanggiri Putri Perdana, sebuah perhelatan kejuaraan seni bela diri yang dikhususkan bagi pesilat putri.
Ajang perdana ini disambut antusias tinggi dengan diikuti oleh puluhan pesilat putri dari berbagai tingkatan usia. Mengenakan seragam hijau khas PERSINAS ASAD berpadu dengan atribut tradisi seperti ikat kepala (udeng) dan kain samping, para pendekar putri unjuk kebolehan menampilkan ketangkasan jurus baku maupun kekayaan seni gerak tradisi pencak silat.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Kota (Pengkot) PERSINAS ASAD Banjarmasin, Sugiman, S.E., didampingi jajaran dewan pembina, pelatih, serta para dewan juri penilai.
Dalam arahannya, Sugiman, S.E. mengapresiasi inisiatif dan terobosan jajaran pengurus Banjarmasin Timur yang telah memprakarsai pasanggiri khusus putri untuk pertama kalinya ini.
Ia menekankan bahwa pencak silat bagi kalangan putri bukan sekadar sarana menjaga kebugaran jasmani dan keterampilan membela diri, melainkan sarana penting pembentukan akhlakul karimah.
“Melalui Pasanggiri Putri perdana ini, kita ingin mencetak generasi pesilat putri yang mandiri, berkarakter luhur, memiliki disiplin tinggi, serta tangguh mental. Prestasi dan keindahan seni gerak harus senantiasa sejalan dengan budi pekerti yang baik,” ungkap Sugiman.
Selain sebagai ajang evaluasi berkala atas hasil latihan jurus di tingkat ranting, perhelatan ini juga menjadi ruang silaturahim yang hangat antar pesilat, pelatih, dan pengurus. Para peserta dinilai berdasarkan kerapian gerak, penghayatan jurus, kemantapan teknik, hingga wiraga, wirama, dan wirasa.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan penuh keakraban melalui sesi foto bersama antara seluruh kontingen pesilat putri, jajaran pengurus, pelatih, dan panitia pelaksana di depan panggung utama.
Melalui agenda perdana ini, PERSINAS ASAD Banjarmasin Timur berkomitmen untuk menjadikan Pasanggiri Putri sebagai program pembinaan berkelanjutan dalam melestarikan warisan budaya luhur bangsa di bawah naungan IPSI (Lines Banjarmasin).




