Hulu Sungai Utara (1/4) – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti halaman Masjid Roudhotul Hidayah pada Senin (31/03/2025). Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berkumpul untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Sejak pukul 07.20 WITA, jamaah mulai memadati halaman masjid, siap untuk menunaikan ibadah salat Idul Fitri bersama. Salat dipimpin oleh Ustadz Nasirudin Arif sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Ketua DPD LDII HSU, Lukman Irianto S.Pd.
Dalam tausiahnya, Ustadz Nasirudin Arif menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar hari raya, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Dengan saling memaafkan, menjaga akhlak, serta melanjutkan amalan baik pasca-Ramadan, kita dapat benar-benar meraih makna kemenangan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya memilih jalan yang benar dalam kehidupan pasca-Ramadan. “Pasca Idul Fitri ini kita akan memulai lagi lembaran baru, di mana manusia diberi kebebasan menentukan dua pilihan. Jika salah dalam menentukan pilihan, akibatnya tidak bisa ditolak. Memilih lembaran yang buruk, melakukan perbuatan yang dilarang agama, maka akibatnya diancam masuk neraka,” imbuhnya.
Ketua DPD LDII HSU, Lukman Irianto, S.Pd menambahkan bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk membersihkan hati dari dendam dan kebencian. “Merasa sudah sukses ibadah Ramadhan, kita jangan merasa sombong dan tidak merasa banyak dosa. Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk tidak hanya meminta maaf secara lisan, tetapi juga benar-benar menghilangkan dendam dan kebencian dalam hati,” katanya.
Ia juga mengingatkan tentang tantangan baru di era digital, yaitu menjaga ucapan baik di media sosial.
“Mengucapkan kata-kata yang baik bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di media sosial, menjadi tantangan baru yang harus diamalkan dan diperhatikan oleh umat Islam di era digital ini,” ujar Lukman.
Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik balik bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta membersihkan hati dari penyakit-penyakit hati seperti dengki, dendam, dan kebencian.(Ngt)
