Kotabaru (3/2) – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kotabaru hadir memenuhi undangan puncak Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-113 Muhammadiyah, Jumat (30/01) malam.
Kehadiran LDII yang diwakili oleh Sekretaris DPD, H. Guslan, SKM, bersama Ketua PC LDII Pulaulaut Utara, Abdulloh Sifaturrohman, menjadi potret indah kerukunan antarorganisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kotabaru, Ustadz Hamas Al Qosam, S.Ag mengatakan bahwa pelaksanaan milad ke-113 merupakan spesial, khusus bagi Provinsi Kalimantan Selatan, karena bertepatan dengan 1 abad Muhammadiyah memasuki Bumi Lambung Mangkurat sejak tahun 1925 silam dan sudah terlaksana acara miladnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara tepatnya di Kecamatan Alabio yang merupakan embrio Perserikatan Muhammadiyah di Kalimantan Selatan kala itu.
“Milad kita mengangkat tema ‘Memajukan Kesejahteraan Bangsa’, sebuah tema yang mendalam dijasilkan oleh pimpinan pusat terutama oleh Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si dengan harapan dapat terus berkontribusi menjalin konsolidasi, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memajukan kesejahteraan bangsa kita,” terang Ust. Hamas dalam sambutannya.
“Sebagaimana arahan pimpinan pusat, melihat bencana yang melanda bangsa kita di berbagai daerah beberapa bulan lalu, kemudian dihimbau untuk melaksanakan kegiatan termasuk malaksanakan milad dengan kesederhanaan,” imbuhnya.
Dalam Tabligh Akbar juga menjadi sebuah momentum untuk pembekalan memasuki Bulan Suci Romadon dengan menghadirkan penceramah Ust. Drs H. Basuki Abdurahman, M.Si, yang merupakan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) dan PCM Umul Harjo Kota Yogyakarta sekaligus Dosen Universitas Ahmad Dahlan.
Ketua DPD LDII Kotabaru, Drs. H. Murdianto, M.Si menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah atas kontribusi besarnya selama lebih dari satu abad di Indonesia, khususnya di Bumi Saijaan.
”Kami hadir sebagai bentuk penghormatan dan komitmen untuk terus bersinergi. Muhammadiyah adalah saudara tua kita yang telah memberi banyak teladan dalam bidang pendidikan dan sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu (31/01) pagi.
“Kehadiran jajaran pengurus LDII ini menjadi simbol harmonisasi antar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dalam membangun daerah,” lanjutnya mengakhiri.
Hadir dalam acara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Zainal Abidin, S.STP , M.SI, Forkopimda, Camat dan setempat, unsur PD Muhammadiyah, unsur Ibu-ibu Aisyah, Pimpinan Ormas PCNU, LDII, GP Ansor serta Pimpinan Organisasi Otonom (Ortom). (Rzq)




