Tanah Laut (2/1) – Dalam menyikapi momentum pergantian tahun, Muda-Mudi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, memanfaatkannya untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan Pengajian Akhir Tahun yang digelar pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga titik lokasi, yakni Kelurahan Angsau, Desa Martadah, dan Desa Asam-Asam, diikuti oleh ratusan remaja LDII dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut.
Salah satu titik kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, dihadiri oleh 115 peserta remaja. Pengajian akhir tahun dikemas dengan konsep bertajuk “MACAROON” (Mengaji Mencari Ilmu dengan Karakter Luhur Orang-Orang Iman).
Ketua Pelaksana Kegiatan, Abdul Ghani, menjelaskan bahwa pengajian akhir tahun memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang kerap muncul menjelang pergantian tahun.
“Kegiatan ini kami adakan agar para remaja terhindar dari hal-hal negatif yang sering terjadi menjelang pergantian tahun,” ujarnya.
Selain pengajian, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan, di antaranya atraksi dari atlet Persinas ASAD serta penampilan kreativitas remaja. Kegiatan kemudian ditutup dengan kebersamaan melalui acara bebakaran makanan, yang dirancang untuk mempererat kerukunan, kebersamaan, dan interaksi antarpeserta.
Pengajian akhir tahun diawali dengan nasihat keagamaan yang disampaikan oleh Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Tanah Laut, H. Mujtahid. Dalam nasihatnya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas diri di awal tahun.
“Pengajian akhir tahun ini menjadi media yang baik untuk memperbaiki diri. Tahun ini para remaja harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” tuturnya.
Salah satu peserta, Ryan Aditya Pratama, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
“Saya merasa lebih terjaga dan terbina jika malam tahun baru diisi dengan pengajian dan kegiatan positif seperti ini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi konsep kegiatan yang dinilai mampu membentuk karakter remaja.
“Kegiatannya seru karena melatih kerja sama dan kekompakan dalam kelompok untuk menampilkan sesuatu yang menarik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Tanah Laut, Anton Kuswoyo, menyampaikan bahwa pengajian akhir tahun merupakan agenda rutin tahunan LDII yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen LDII dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mandiri.
“Pengajian akhir tahun ini menjadi wadah pembinaan yang sangat positif. Kami ingin remaja LDII memiliki karakter luhur, disiplin, serta mampu memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, khususnya di momen pergantian tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat membentengi muda-mudi maupun remaja dari kegiatan negatif malam pergantian tahun. Selain itu juga bisa menjadi budaya positif di kalangan muda-mudi dan remaja,” tambah Anton.
Melalui kegiatan Pengajian Akhir Tahun ini, Muda-Mudi LDII Kabupaten Tanah Laut berharap para remaja memiliki lingkungan pergaulan yang positif serta terbiasa mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda, khususnya menjelang pergantian tahun. (Lines Tala)




