Kotabaru (07/03) – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan dan menyambut datangnya hari kemenangan, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kotabaru menggelar pertemuan konsolidasi organisasi di Masjid At-Taqwa, Jalan Syarif Alwi, RT 03 RW 02, Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir.
Ketua DPD LDII Kotabaru, Drs. H. Murdianto, M.Si, mengatakan acara pada Sabtu (07/03) yang diikuti pengurus DPD, Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) bertujuan untuk memperkuat ukhuwah sekaligus memberikan pengarahan terkait amalan sunah di bulan Ramadan, hingga memasuki bulan Syawal.
“Konsolidasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh warga LDII tetap istiqomah dalam menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan Alquran dan Al-Hadits,” kata Murdianto.
Selain fokus pada aspek ibadah, konsolidasi ini juga membahas peran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kotabaru.
Dalam upaya pererat jalinan, Murdianto menghimbau kepada pengurus di semua tingkatan agar memanfaatkan momentum Ramadhan dan Syawal bersilaturahim serta meningkatkan komunikasi kepada tokoh pemerintah, tokoh agama, aparat baik TNI maupun Polri, dan tokoh masyarakat.
Terkait dengan materi peribadatan Ramadhan disampaikan Dewan Penasehat (Wanhat), Supardi, yang mengimbau warga untuk memaksimalkan program 5 Sukses Ramadan, yakni : sukses puasa, salat tarawih, tadarus Alquran, Lailatul Qadar, dan zakat fitrah.
Ia juga menyampaikan tata cara salat Idulfitri sesuai sunah, mulai dari mandi sebelum berangkat, berpakaian terbaik, hingga rute perjalanan yang berbeda saat berangkat dan pulang. Termasuk dalam paparannya adalah anjuran melaksanakan puasa sunah 6 hari di bulan Syawal yang memiliki keutamaan seperti berpuasa setahun penuh.
”Kami ingin memastikan bahwa kegembiraan Idulfitri tidak melunturkan semangat ibadah. Justru di bulan Syawal nanti, kita buktikan hasil pembinaan selama Ramadan dengan tetap menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial,” tutupnya. (Yul)




