Banjarbaru (3/8). Upaya mendukung kemandirian ekonomi generasi muda, Penggerak Pembina Generus (PPG) Bidang Kemandirian di bawah koordinasi DPD LDII Kota Banjarbaru menggelar pelatihan cara budidaya ikan lele pada Minggu (27/7).
Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Shirothol Mustaqim, Jalan Kresna – Pondok 4, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, yang diikuti puluhan pemuda dari berbagai wilayah di kota tersebut.
Pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara LDII dengan pelaku usaha lokal ikan lele, H. Daryanta dan Yanto, yang selama ini aktif dalam membudidayakan ikan lele serta memasarkannya.
Melalui kolaborasi ini, peserta mendapat pelatihan langsung dari pemateri tentang bagaimana proses budidaya ikan lele mulai dari bibit hingga bisa di pasarkan kepada para konsumen.
pengurus bidang kemandirian PPG, Handoko, mengatakan tujuan dilaksanakannya pelatihan kemandirian cara budidaya ikan lele ini sebagai bentuk mempersiapkan generasi muda menyambut bonus demografi dengan memiliki ilmu pengetahuan juga keterampilan, sehingga tidak bergantung kepada orang lain.
“Menyongsong Indonesia emas, generus LDII terutama yang laki-laki dari usia remaja sampai usia pra nikah, mereka dipersiapkan untuk menghadapi Indonesia emas dengan pembekalan ilmu yang mereka kuasai, diharapkan bisa memenuhi kehidupan untuk kemandiriannya, jadi tidak tergantung pada orang lain salah satu diantaranya itu,“ ujarnya.
Yanto, sebagai narasumber dalam pemaparan materi budidaya ikan lele menjelaskan, mengapa memilih tema budidaya ikan lele. “Karena ikan lele mudah dibudidayakan dan permintaan pasar tinggi juga permintaan konsumen tinggi,” ujarnya.
Sementara itu H. Daryanta, yang juga menjadi narasumber menambahkan, “Seperti yang disampaikan Mas Yanto, jadi permintaan pasar tinggi itu dikarenakan banyak konsumen suka makan ikan lele bahkan favorit masyarakat, makanya banyak warung-warung buka pecel lele ya lalapan ikan lele,“ tambahnya.
Handoko juga berharap dengan di adakannya program kemandirian ini, para generus bisa memiliki ilmu dan nantinya bisa sukses serta mandiri dengan kemampuan dan ilmunya.
“Ya harapan kami ilmu yang diperoleh kepada pelatihan hari ini untuk bisa diimplementasikan, dipraktikkan di keseharian anak-anak generasi yang mengikuti, mudah-mudahan bisa sukses bisa mandiri“ harapnya. (lines banjarbaru)