Kotabaru (22/3) – Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taqwa, Desa Sebelimbingan, mendadak putih bersih dipadati ratusan jamaah. Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotabaru wilayah Pulau Laut tumpah ruah melaksanakan ibadah Sholat Idulfitri 1447 H pada Sabtu (21/3) pagi.
Gema takbir yang bersahutan sejak fajar menyingsing menciptakan atmosfer syahdu di bawah langit cerah “Bumi Saijaan”. Area terbuka sengaja dipilih untuk mengakomodasi membludaknya jumlah jamaah sekaligus mempererat rasa kebersamaan antarwarga di momen kemenangan.
Dalam khotbahnya, Ketua DPD LDII Kotabaru, H. Murdianto, menekankan bahwa esensi Idulfitri melampaui sekadar ritual ibadah. Ia mengajak jamaah menjadikan momentum ini sebagai titik balik penguatan ikatan sosial.
“Momentum Idulfitri adalah waktu terbaik untuk merajut kembali tali persaudaraan. Saya mengimbau seluruh warga untuk mengutamakan silaturahmi, dimulai dari lingkaran terkecil yakni keluarga, hingga tetangga di sekitar rumah kita,” ujar Murdianto dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga sebagai orang terdekat yang selalu hadir dalam suka maupun duka. Menurutnya, saling memaafkan dan mengunjungi tetangga adalah cerminan nyata dari akhlakul karimah yang harus dipertahankan pasca-Ramadan.
Ketua panitia pelaksana melaporkan bahwa seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Sholat Id hingga khotbah, berlangsung aman dan lancar. Kedisiplinan jamaah dalam menjaga kebersihan lingkungan pondok pesantren pun mendapat apresiasi tinggi.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah singkat antara pengurus dan warga. Suasana hangat menyelimuti momen saling berjabat tangan sebelum para jamaah kembali ke kediaman masing-masing untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta. (Rzq)




