Tanah Laut (3/8) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kintap menggelar Kerja Bakti Nasional pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Kerja Bakti Bersama, Bakti untuk Negeri” sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penguatan semangat kebangsaan.
Aksi gotong royong dipusatkan di seluruh masjid dan musala yang berada di bawah naungan PC LDII se-Kecamatan Kintap. Kegiatan dilaksanakan secara serentak mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai dengan melibatkan seluruh warga LDII.
Suasana kebersamaan tampak begitu terasa. Warga LDII dari berbagai kelompok usia mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka bergotong royong membersihkan area di dalam dan sekitar tempat ibadah, merapikan halaman, membersihkan saluran air, hingga menata fasilitas umum di lingkungan sekitar masjid dan musala.
Ketua PC LDII Kecamatan Kintap, Agus Hariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai gotong royong yang menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.

“Kerja bakti ini merupakan wujud nyata komitmen warga LDII dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus bentuk rasa cinta tanah air untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Selain kerja bakti, rangkaian kegiatan Bakti untuk Negeri juga diawali dengan gerakan pengibaran Bendera Merah Putih secara serentak oleh seluruh warga LDII Kecamatan Kintap di depan rumah masing-masing sejak Sabtu (1/8/2026). Gerakan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan sekaligus bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, PC LDII Kecamatan Kintap berharap dapat terus menumbuhkan budaya hidup bersih, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta memperkuat jiwa patriotisme dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (Lines Tala)



