Kotabaru (28/5) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kotabaru beserta jajaran Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) menggelar ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah yang dilanjutkan dengan penyembelihan 58 ekor hewan kurban secara serentak pada Rabu (27/5).
Total hewan kurban yang disembelih pada tahun ini terdiri dari 51 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut tersebar dan dipotong di berbagai kecamatan serta desa binaan LDII di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Pelaksanaan Salat Iduladha yang dipusatkan di Masjid Baitul Jannah, Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, berlangsung dengan khidmat. Usai pelaksanaan salat, Ketua PC LDII Pulau Laut Utara, Abdulloh Sifaturrohman, yang hadir mewakili Ketua DPD LDII Kabupaten Kotabaru, menyampaikan pidato penting di hadapan jamaah.
Dalam arahannya, Abdulloh mengimbau kepada seluruh panitia dan warga LDII agar prosesi penyembelihan hingga pembagian hewan kurban dilakukan dengan benar guna menjaga kesucian nilai ibadah tersebut.
”Mulai dari pemilihan hewan, penyembelihan, hingga pembagian, wajib sesuai dengan syariat Islam yang berlaku,” tegas Abdulloh.
Selain menekankan aspek syariat, Abdulloh juga mengingatkan esensi utama dari Hari Raya Kurban, yaitu dimensi sosial dan kepedulian terhadap sesama. Ia meminta agar pendistribusian daging kurban dilakukan secara adil dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
”Daging kurban ini harus segera dibagikan kepada masyarakat luas di sekitar kita, dengan memprioritaskan warga yang kurang mampu atau mereka yang utamanya sangat membutuhkan. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial warga LDII untuk berbagi kebahagiaan di hari raya,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pemotongan hewan kurban di halaman Sekretariat DPD LDII Kotabaru, tepatnya di kompleks Masjid Baitul Jannah, Desa Gunung Ulin serta titik-titik lainnya berjalan tertib. Kegiatan ini melibatkan unsur pemuda dan warga sekitar secara gotong-royong.
Untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa menimbulkan kerumunan, pihak panitia di tingkat PC maupun PAC menerapkan sistem kupon. Langkah taktis ini diambil agar seluruh paket daging kurban dapat tersalurkan secara tepat sasaran, aman, dan kondusif. (Rzq)



