Banjarbaru (26/4) – Upaya meningkatkan kualitas ibadah umat, khususnya dalam pelaksanaan sholat lima waktu, terus digelorakan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Kali ini, DPD LDII Kota Banjarbaru menerima kunjungan silaturahim dari pengurus Departemen Majelis Taujih wal Irsyad DPP LDII, Rabu (22/4).
Pertemuan hangat yang berlangsung di ruang tamu VIP DPD LDII Kota Banjarbaru tersebut menjadi gerbang pembuka rangkaian kegiatan dakwah yang dilaksanakan selama dua hari di berbagai lokasi di Kota Banjarbaru.
Kegiatan dakwah berlangsung di dua titik utama, yakni Masjid Al-Hidayah, Jalan Sidodadi 2, Kota Banjarbaru (22/4) dan Masjid Al-Manshurin, Kecamatan Guntung Manggis (23/4). Pengajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah yang sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits.
Pengurus Departemen Majelis Taujih wal Irsyad DPP LDII, Muhammad Nur Wicaksono yang akrab disapa Ekson, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya akurasi dalam beribadah. Menurutnya, pemahaman yang benar adalah fondasi utama agar ibadah diterima.
“Kami ingin memastikan bahwa warga LDII maupun masyarakat luas memiliki dasar keilmuan yang kuat. Sholat yang dilakukan tidak hanya sekadar sah, tetapi harus benar secara tata cara, tepat pada waktunya, khusyuk, dan penuh dengan tumakninah,” ujar Ekson.
Lebih jauh, Ekson menjelaskan bahwa kualitas sholat seseorang berbanding lurus dengan kualitas hidupnya. Sebagai tiang agama, sholat yang dilakukan dengan benar diyakini mampu membawa dampak positif bagi perilaku dan pola pikir sehari-hari.
“Sholat adalah tiang agama. Jika sholat kita benar, insyaallah kehidupan kita juga akan lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus belajar dan secara konsisten memperbaiki kualitas ibadah dari waktu ke waktu,” tambahnya.
Melalui rangkaian pengajian ini, DPD LDII Kota Banjarbaru berharap pemahaman warga mengenai tata cara ibadah semakin meningkat. sehingga dapat melaksanakan sholat tepat pada waktunya sempurna dalam gerakannya dan penuh kekhusyukan.. (Lines Banjarbaru)




