Hulu Sungai Utara (29/6) – Libur sekolah dimanfaatkan Pengurus Badan Pengelola Masjid (BPM) Raudhatul Hidayah dengan menggelar “Asrama Pesantren Liburan Sekolah” bagi santri usia pra remaja 10-12 tahun dan remaja 13-17 tahun.
BPM Raudhatul Hidayah merupakan masjid binaan DPD LDII HSU yang aktif dalam pembinaan generasi muda melalui program keagamaan berbasis masjid.
Memanfaatkan sepekan masa liburan kegiatan asrama peserta dibagi menjadi 2 kelompok sesuai usia agar pembinaan lebih fokus.
Sekretaris BPM Masjid Raudhatul Hidayah, H. Abdul Ghani, menyampaikan tujuan utama kegiatan ini. “Kami ingin masjid jadi rumah kedua bagi Generus. Liburan bukan berarti lepas dari Al-Qur’an. Dengan memahami Al-Qur’an dan Alhadits, anak-anak bisa tertuntun akhlak dan kemandiriannya. Di sini mereka belajar disiplin, mandiri, dan ibadah Salat berjamaah di Masjid” ujarnya.
Sebagai bentuk pembinaan generasi muda, Ustadz Rizal menyiapkan kurikulum berbasis pemahaman Al-Qur’an dan Al hadits.
“Alhamdulillah antusiasnya luar biasa. Anak-anak sibuk ngaji, sholat berjamaah, dan berkurang main HP. Ini bentuk nyata masjid sebagai pusat pembinaan generasi,” ujar Ustadz Rizal.
Program asrama liburan ini menjadi agenda rutin tiap libur sekolah dan mendapat dukungan penuh warga sekitar.
Dengan suasana masjid yang lebih hidup, diharapkan lahir generasi muda HSU yang cinta Al-Qur’an, kuat akhlaknya, dan siap menjadi penerus dakwah sesuai Tri Sukses LDII. (Ngt)




