Tabalong (12/4) – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Baitul Mushlisin pada Minggu (12/4). Ratusan warga LDII Kabupaten Tabalong berkumpul dalam acara Silaturahim Syawal 1447 H sebagai momentum memperkuat tali persaudaraan umat setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus LDII, tokoh masyarakat, serta ulama kenamaan di Kabupaten Tabalong.
Ketua MUI Tabalong, KH Sabillal Rusdi, yang hadir memberikan tausyiah, menekankan bahwa esensi Syawal adalah titik tolak peningkatan kualitas diri. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan silaturahim sebagai fondasi persatuan yang kokoh.

“Silaturahim bukan hanya tradisi, tetapi juga perintah agama yang memiliki nilai besar dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat,” tegas KH Sabillal Rusdi.
Ketua MUI juga memuji konsistensi warga LDII dalam menjaga nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran dan kepedulian sosial untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan Ramadan diukur dari seberapa istiqamah seseorang mempertahankan kebaikan setelah bulan suci berlalu.
Senada dengan Ketua MUI, Ketua Dewan Penasehat DPW LDII Kalimantan Selatan, KH Supriyanto, dalam sambutannya mengingatkan peran strategis LDII dalam membina umat yang moderat. Ia menekankan pentingnya akhlakul karimah (akhlak mulia) sebagai identitas warga LDII.
“Kita harus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, dengan menunjukkan semangat gotong royong dan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar KH Supriyanto.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan saling bersalaman dan ramah tamah antar jamaah. (Lines Tabalong)




